Ads 468x60px

Pasokan iPad Bakal Terganggu Karena Gempa Jepang

Bagikan
Pasokan iPad bakal terganggu akibat gempa di Jepang 
 
CALIFORNIA - Gempa dan tsunami yang mengguncang di Jepang akhir pekan lalu dapat mempengaruhi pasokan memori flash. Efeknya pasokan produk-produk Apple bakal terganggu.

"Gempa di Jepang nampaknya akan berdampak besar bagi Apple hingga tiga bulan. Penundaan pengiriman pasokan produknya mungkin akan mengalami keterlambatan," terang Michael Yang, analis dari iSuppli, seperti dilansir PC World, Jumat (18/3/2011).

Penundaan dampak, yang jelas adalah karena siklus produksi panjang memori flash, yang memakan waktu sekitar dua setengah bulan. Kekhawatiran tentang kekurangan komponen ini potensial berpusat di sekitar Toshiba, perusahaan Jepang yang memproduksi sekitar 40 persen dari memori flash di dunia.

Toshiba menutup pabrik fabrikasi pada Senin untuk menilai kerusakan dan dampak pemadaman bergulir yang telah diimplementasikan di Jepang karena krisis di sebuah pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi di pantai timur laut.

Bahkan gangguan singkat dapat memiliki efek domino, kata Yang, tergantung di mana dalam proses fabrikasi chip memori dimatikan. Toshiba telah mengakui bahwa ia telah kehilangan beberapa wafer yang dibuat di pabrik utama NAND di dekat Tokyo.

Apple adalah konsumen rakus komponen ini. Perusahaan itu menggunakan sekira 20 persen dari produksi dunia, untuk iPad, iPhone dan liPod. Selain Toshiba, Samsung juga menjadi pemasok utama NAND ke Apple.

Apple sudah menghadapi kekurangan dari iPad 2, dengan keterlambatan pengiriman terjadi dari empat hingga lima minggu dari pemesanan di toko online-nya. Namun, seperti Yang ditunjukkan hari ini dan analis lainnya mengatakan, kekurangan iPad 2 tidak tersambung gempa bumi dan tsunami Jepang.
(tyo)