Ads 468x60px

Cara memilih motherboard

BagikanMotherboard merupakan salah satu bagian terpenting dalam sebuah komputer, karena motherboard akan menentukan jenis processor dan memory yang akan kita pakai.
Dan yang harus dilihat pertama kali dari sebuah motherboard adalah tipe chipset yg dipakai.
Chipset pada motherboard memiliki batasannya sendiri2, misalnya kec max processor yg bisa dipakai, jmlh RAM yg bisa ditampung, tambahan video card onboard, dll. Kadang kalameski ada 2 motherboard berchipset sama, tapi fitur dan performa yang ditawarkan berbeda. Itulah kenapa kita harus benar spesifikasi motherboard.
Berikutnya adalah jangan cari motherboard yang mendukung processor paling cepat (kecuali dana tidak menjadi masalah). Cari motherboard yg mendukung satu tingkat dibawahnya, karena performanya tidak jauh berbeda. Cari juga motherboard yg mendukung memory tercepat, karena jika ada keinginan menambah memory maka memory yg lebih cepat akan mudah di cari.
Selanjutnya, jika kita terpaksa memilih motherboard yg memiliki video card onboard karena keterbatasan dana, ada baiknyacari motherboard yg disertai dgn slot expansi video card. Jadi, seandainya ingin melakukan upgrade video card, sudah tersedia sarananya sehingga tidak usah membeli motherboard baru.
Terakhir adalah cari motherboard yg sudah menyertakan fitur tambahan seperti RAID, LAN, USB 2.0, dan Fire Wire. Kecuali Fire Wire, semua fitur tambahan tsb sudah banyak terdapat pada motherboard keluaran terbarumeski itu kelas budget.
Sebenarnya memilih motherboard itu gampang-gampang susah...
1. Perhatikan kebutuhan anda sekarang ini. Apakah motherboard kelak akan digunakan untuk office atau untuk bermain game. Kalau untuk office pilih saja motherboard dengan chipset intel i945GC sudah lebih dari cukup.
2. Perhatikan juga fitur2 dan support yg di berikan oleh motherboard. Kalau sekedar untuk office saja, maka pilih motherboard dgn vga onboard saja. Karena untuk office hanya mengolah graphics sederhana saja. Perhatikan juga slot ram, vga, dan pci, serta slot sata nya. Pilih motherboard dgn minimal 2 slot ram ddr2, 3x pci, 1x slot vga pcie x16, dan dua buah slot sata untuk hardisk. Slot yg tersedia lebih dari satu akan berguna kelak saat anda akan melakukan upgrade.
jaman sekarang sudah jamannya teknologi tinggi, matherboard saat ini macam2, kalau maumenentukan yang baik dan awet yang pertama diperhatikan adalah, ELCO atau Capasitornya, apakan masih carbon atau sudah Solid Capasitor.
Jenis merk yang sudah menstandarkan dengan solid capasitor adalah GIGABYTE dan ASUS(Untuk type Mahal), mengapa harus solid capasitor? karena fungis dari capasitor atau elco ini adalah menghantarkan arus listrik, otomatis jika satu elco rusak atau melendung akan mengakibatkan kinerja munurun dari mainboard.
mungkin saya lebih tau kalau mainboard untuk intel, makanya saya akan memberikan saran dalam intel saja, cari chipset yang codenya minimal P35 atau P43 atau pun yang P45, untuk yang sedikit murah karena teknologi ini memakai ICH9 dan ICH10... walaupun I31 lebih murah sya tidak menyarankan karena masih menggunakan ICH7 dan setara dengan P945 teknologi lama, tetapi jika anda tidak menyakupi dananya silakan untuk option saja...!
cara yang terutama adalah ..
1. Budget . Ini penting, dengan rentang harga yang sesuai kamu bisa menentukan level motherboard yang nantinya akan kamu beli. Apakah High-end. Mainstream atau Low-end.

2. Orientasi Penggunaan.
Setelah budget dan level motherboard sudah ditentukan, tinggal cari spec yang sesuai dengan orientasi penggunaan. Jika kamu berniat merakit PC Multimedia atau game. Lebih baik cari sesuai aspek berikut :
>> Socket > 775 > Yang mendukung Hingga Versi Intel Core2 Extreme dengan FSB maksimal 1600 MHz
>> Chipset > Chipset akan > menyesuaikan dengan level motherboard yang kamu pakai, semakin tinggi levelnya chipset yang digunakan semakain tinggi.
>> Ekspansion Slot >> Lebih baik pilih moherboard dengan dukungan slot PCI-E 16X 2.0 sekedar jaga-jaga jika suatu saat ingin mencoba VGA High-end (Nvidia GTX 200 / ATI Radeon HD 4XXXX) dan tentunya demi game-game versi mendatang yang sudah mendukung interface PCI-E 16X 2.0. > tidak lupa pula port e-Sata (eksternal SATA), dan kalau ada kamu bisa mencari motherboard dengan integrated firewire didalamya (alternatif USB) (maksudnya slot usb atau apa?)
>> Dual channel support, Sepertinya sudah hampir tiap motherboard versi terbaru tertanam fitur ini.
>> Audio >> minimal cari soundcard integrated dengan 8 channel high audio definition codec. Tapi jika performa soundcard onboard kurang meyakinkan, suatu saat kamu bisa menambahkan soundcard dedicated.
>> Slot RAM >> apakah menggunakan interface DDR2/DDR3 dengan jumlah slot 4 buah.
>> Efek opsional termasuk teknologi dan penambahan fitur yang tertanam didalamnya tergantung dari vendor masing-masing motherboard.

3. Merek.
Hmm.. kalau berbicara merek sepertinya tidak ada habisnya,